Perpisahan, dari kata nya pun sangkat tidak menyenakan atau menyedihkan, tapi apa daya setiap manusia pasti bakalan ngalamin yang namanya perpisahan. karena ada pertemuan pasti ada perpisahan dan sebalik nya ada perpisahan pasti ada perjumpaan. Seperti puisi Perpisahan dibawah ini yang kita jadikan motifasi untuk tetap bangkit.
Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru 2014
KENANGAN DAN KENYATAAN
By : Tanpa Nama
Terdiam merenung sendu
Ku bersenandung rindu
Rerbayang perjalanan waktu
Sebuah kisah masa lalu,
Tiada lagi nyanyian syurga
Tiada lagi penghibur lara
Tiada lagi damai dalam jiwa
Hanya ada bintang penuh derita
Hanya ada langit yang kian terluka
Seakan hendak berkata
Inilah nafas kehidupan ku
Senyuman pun kian membeku
Dalam dingin nya gelap hitam malam
Tangisan pun kian melarut pilu
Dalam harunya lautan malam
Seakan hendak bercerita
Inilah jejak yang harus kutempuh.
Sanggupkah kulalui badai angin pasar pilu
Sanggupkah kulupakan indah nya sejuta pesona mimpi
Sanggupkah kulangkahkan kaki melewati panas nya bumi
Sanggupkah kubenamkan diriku dalam lautan kelam
Sanggupkah kubertahan dalam dinginya hembusan angin salju.
Hanya ada satu jawaban hati
Kan kulalui dan kujalani kasih murni setulus hati
PUISI TERAKHIR
By: Ilham.MAK
Senyum indah kini melemah,
Sayap kananku telah patah,
Hati meluap penuh nanah,
Terlulai jatuh ditanah,
Pernah aku ingin benar padamu,
Kita berpeluk ciuman tidak jemu,
Berharap hati dirimu kulihat anak-anakku,
Tapi sayang itu dulu,
Pola hidupmu buatku getir,
Kesetiaanku kau sambarkan petir,
Anggap saja semua telah jadi pasir,
Kepadamu ini puisi terakhir.
Dari Kisahku : Ilham. MAK
By: Ilham.MAK
Senyum indah kini melemah,
Sayap kananku telah patah,
Hati meluap penuh nanah,
Terlulai jatuh ditanah,
Pernah aku ingin benar padamu,
Kita berpeluk ciuman tidak jemu,
Berharap hati dirimu kulihat anak-anakku,
Tapi sayang itu dulu,
Pola hidupmu buatku getir,
Kesetiaanku kau sambarkan petir,
Anggap saja semua telah jadi pasir,
Kepadamu ini puisi terakhir.
Dari Kisahku : Ilham. MAK
DIA TELAH PERGI
By :NN
Mengapa....?
Mengapa aku harus kehilangannya untuk kedua kalinya,
Kini aku tak mengerti...
Hatiku kini retak,remuk dan hancur,
Dulu hatiku yang selalu senang saat bersamanya,
Kini hilang harapan itu,
dia pergi...
Pergi menghadap sang khalif,
Seharusnya aku harus ikhlaskanya,
Tapi tak bisa.
air mataku terus mengalir dan membasahi pipiku,
sekarang, pikirku hanya bagaimana bisa menyusulmu,
aku kehilangan jadi diriku saat ini, karena mu.
aku hanya bisa menangis dan menangisinya,
menjerit dan rasa penyesalan yang dalam,
mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya,
sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa
Dia pergi, Dia pergi, tingalkanku, hanya itu ucapanku,
dulu waktu aku ingin ucapkan rasaku padanya,
ternyata dia sudah memiliki orang yang dicintainya,
haruskah kurusak itu?
tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati,
dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku
tiba-tiba terdengar dan meninggal ditempat,
tak terlintas difikiranku, bahwa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku.
By :NN
Mengapa....?
Mengapa aku harus kehilangannya untuk kedua kalinya,
Kini aku tak mengerti...
Hatiku kini retak,remuk dan hancur,
Dulu hatiku yang selalu senang saat bersamanya,
Kini hilang harapan itu,
dia pergi...
Pergi menghadap sang khalif,
Seharusnya aku harus ikhlaskanya,
Tapi tak bisa.
air mataku terus mengalir dan membasahi pipiku,
sekarang, pikirku hanya bagaimana bisa menyusulmu,
aku kehilangan jadi diriku saat ini, karena mu.
aku hanya bisa menangis dan menangisinya,
menjerit dan rasa penyesalan yang dalam,
mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya,
sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa
Dia pergi, Dia pergi, tingalkanku, hanya itu ucapanku,
dulu waktu aku ingin ucapkan rasaku padanya,
ternyata dia sudah memiliki orang yang dicintainya,
haruskah kurusak itu?
tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati,
dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku
tiba-tiba terdengar dan meninggal ditempat,
tak terlintas difikiranku, bahwa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku.
UNTUK SAHABATKU
BY : Andre
Sahabat, Waktu telah mengantarkan kita pada satu titik pemahaman,
bahwa didunia ini tak ada yang abadi
Kini saatnya kita harus berjalan sendiri,
melangkah mengikuti takdir yang telah tergariskan.
dalam ruang dan waktu yang berbeda,
ketika kebersamaan menjadi langka,
ketika canda tawa begitu langka.
Sahabat, semoga waktu tak membuat kita lupa,
bahwa kita pernah ada,
Pernah punya cerita.
Sahabat, abadilah tercipta lebih dari cinta.
BY : Andre
Sahabat, Waktu telah mengantarkan kita pada satu titik pemahaman,
bahwa didunia ini tak ada yang abadi
Kini saatnya kita harus berjalan sendiri,
melangkah mengikuti takdir yang telah tergariskan.
dalam ruang dan waktu yang berbeda,
ketika kebersamaan menjadi langka,
ketika canda tawa begitu langka.
Sahabat, semoga waktu tak membuat kita lupa,
bahwa kita pernah ada,
Pernah punya cerita.
Sahabat, abadilah tercipta lebih dari cinta.
SALAM PERPISAHAN
By : Tanpa Nama
Kini, hatiku tergores kesedihan
ketika terucap salam perpisahan
walau air mataku tak berlinang
bukan berarti suatu kerelaan.
saat-saat langka terayun
jarak kita pun semakin membentang
akankah semuanya jadi terkenang
atau hanyut terbawa gelombang
bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan.
Sobat, dalam hatiku ini,
akan tetap membekas suatu kenangan.
Kau sungguh baik, supel dan komunikatif
siapapun mengenalmu pasti akan rindu.
Namun untukku, janganlah kau biarkan
aku terkulai lemas dalam kehampaan
karena rasa kangenku yang tidak kau harapkan.
By : Tanpa Nama
Kini, hatiku tergores kesedihan
ketika terucap salam perpisahan
walau air mataku tak berlinang
bukan berarti suatu kerelaan.
saat-saat langka terayun
jarak kita pun semakin membentang
akankah semuanya jadi terkenang
atau hanyut terbawa gelombang
bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan.
Sobat, dalam hatiku ini,
akan tetap membekas suatu kenangan.
Kau sungguh baik, supel dan komunikatif
siapapun mengenalmu pasti akan rindu.
Namun untukku, janganlah kau biarkan
aku terkulai lemas dalam kehampaan
karena rasa kangenku yang tidak kau harapkan.
HAL PERPISAHAN INI
Puisi Chinvaru
Mata yang berkaca-kaca...
Jantung yang berdetak-detuk tak menentu
Pikiran melayang-layang
Itulah terpaan gemuruh rasa dalam hatiku
Yang menemani saat ku tlah terpisah darimu
Waktu ini adalah saat waktu yang menyiksa
Menyiksa dirimu dan diriku
Waktu yang terasa lambat berputar
Berputar tuk berjalan melalui hari demi hari yang kan kita lalui
waktu dimana kita tak bersama-sama lagi
Kini semua hanya tinggal kenangan,
kenangan indah yang tlah kita lalui
Canda-tawa,sedih,kesal,khawatir dan rasa takut terpisahkan
Itulah perasaan yang menggumuli hati kita selama ini dan
rasa takut itu kini tlah menjadi kenyataan.
Aku mengerti kau begitu sakit saat ini
Terpisah dan terpenjara sepi disana
Namun ketahuilah kasih.....
Diri ini jauh lebih sakit merasakan semua ini
Aku bingung dan tak tahu harus bagaimana
Banyak hal yang tak dapat kukatakan dan ku jelaskan
Banyak hal yang tak kau mengerti maksud hati dan semua ini
Maafkanlah... cobalah tuk mengerti dan memahami
ambillah hikmat dari semua ini
Jauhkan rasa dendam dan benci, aku mohon...
Yakin dan percayalah semua ini kan ada hikmat nya
Ketahuilah kasihku,
aku tak akan lupa dan tak akan perrnah bisa
tentang apa yang harus memisahkan kita
Kenanglah kasih.......
Semua ini adalah hal perpisahan yang terabadi
True love does not need to have
Puisi Chinvaru
Mata yang berkaca-kaca...
Jantung yang berdetak-detuk tak menentu
Pikiran melayang-layang
Itulah terpaan gemuruh rasa dalam hatiku
Yang menemani saat ku tlah terpisah darimu
Waktu ini adalah saat waktu yang menyiksa
Menyiksa dirimu dan diriku
Waktu yang terasa lambat berputar
Berputar tuk berjalan melalui hari demi hari yang kan kita lalui
waktu dimana kita tak bersama-sama lagi
Kini semua hanya tinggal kenangan,
kenangan indah yang tlah kita lalui
Canda-tawa,sedih,kesal,khawatir dan rasa takut terpisahkan
Itulah perasaan yang menggumuli hati kita selama ini dan
rasa takut itu kini tlah menjadi kenyataan.
Aku mengerti kau begitu sakit saat ini
Terpisah dan terpenjara sepi disana
Namun ketahuilah kasih.....
Diri ini jauh lebih sakit merasakan semua ini
Aku bingung dan tak tahu harus bagaimana
Banyak hal yang tak dapat kukatakan dan ku jelaskan
Banyak hal yang tak kau mengerti maksud hati dan semua ini
Maafkanlah... cobalah tuk mengerti dan memahami
ambillah hikmat dari semua ini
Jauhkan rasa dendam dan benci, aku mohon...
Yakin dan percayalah semua ini kan ada hikmat nya
Ketahuilah kasihku,
aku tak akan lupa dan tak akan perrnah bisa
tentang apa yang harus memisahkan kita
Kenanglah kasih.......
Semua ini adalah hal perpisahan yang terabadi
True love does not need to have
Source ( Sumber) http://www.lokerpuisi.web.id/
dari puisi diatas pasti banyak yang merasa sedih akan perpisahan yang pernah di alami setiap orang dan saya harap dari puisi di atas akan bisa menjadikan motivasi bagi kalian untuk tetap tegar menghadapi semua nya dalam segi apapun itu.
sekian dulu beberapa puisi yang saya posting. mudah-mudahan bisa bermanfaat. kalau ada dari kata-kata saya di atas ada yang salah saya mohon maaf.

